Ternyata, Pramuka Itu Tentang Percintaan

Hari Pramuka (beritapramukatayan.blogspot.com)
Hari Pramuka 

Loh kok bisa? Bukannya pramuka itu yang berseragam coklat, terus belajar sandi-sandi, belajar tali temali dan seterusnya? terus apa hubungannya dengan percintaan? Ngawur aja! dasar Joged! Jomblo Gendeng.

Tenang marii saya jelaskan. Menurut kitab kuno yang saya temukan, bahwa PRAMUKA itu adalah singkatan dari Petunjuk uRusAn Menikah Untuk Kalian para jomblowAn/ti. Maksa banget.

Masih ingatkan, dulu saat ikut pramuka pernah diajari tentang persandian, baris-berbaris, tali-temali, jelajah alam dan sebagainya. Nah itu ternyata ada hikmahnya, yang ada hubunganya dengan pernikahan. Berikut saya tafsiran saya, dari kitab kuno itu:

Tentang Persandian

Kalau di pramuka, biasanya ada sandi morse, terus ada sandi rumput, sandi cina dan macem-macem lainnya. Semakin tinggi jenjangnya, sandi-sandi yang diajarkan semakin banyak dan komplek. Pokoke mumet wis. Nah kalian tau ngga gunanya sandi-sandi itu? buat sembahyang mas. Woi!, itu candi bukan sandi.

Begini, sandi itu berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti rahasia. Jadi secara harfiah sandi dalam pramuka diartikan kode atau pesan rahasia. Nah, gunanya untuk menyampaikan sinyal atau pesan rahasia, dimana hanya kelompoknya saja yang tau. Di dunia militer juga ada ‘mainan’ seperti itu. Begitu juga dalam dunia percintaan. Jika kita sedang jatuh cinta biasanya dimulai saling kirim sinyal dengan berbagai modus dan caranya. Dan tentu kode yang disampaikan bersifat rahasia. Kan malu jadinya, kalau udah terang-terangan ternyata bertepuk sebelah tangan. Ngenes bin sakit hati. Nah intinya, saat menyampaikan kode rahasia ini ke calon gebetan pastikan dia mengerti tentang pesan yang disampaikan dan yang paling penting adalah jangan salah sasaran. Begitu.

Tentang Baris-berbaris

Baris-berbaris adalah pelajaran wajib bagi anggota pramuka dari jenjang siaga sampai tertinggi. Baris-berbaris ini mengajarkan tentang kekompakan dan disiplin. Menyamakan irama gerakan, meluruskan atau mengoreksi barisan jika ada anggota yang mendadak keluar adalah sebagian pelajaran dari baris-berbaris. Nah, dalam dunia persilatan percintaan juga begitu. Setelah tadi, sandi yang dikirim tadi sukses. Artinya, si-dia paham dan menerima. Maka langkah selanjutnya adalah kalian belajar baris-berbaris untuk kompak dan disiplin. Menyamakan irama perasaan, visi dan muara cinta sangat penting dalam menjalin hubungan (yang serius). Jangan sampai sesama (calon) pasangan saling keras kepala. Yang satu pingin ke kanan, satunya ke kiri. Tidak ada yang mau mengalah. Nah setelah gerak kaki sudah se-irama, maka terapkan sikap disiplin. Jangan suka main mata. Jangan main dibelakang. Hal ini sangat penting sekali, karena jika tidak barisan (hubungan) bisa berantakan.

Tentang Tali-temali

Pelajaran ini juga tak kalah penting di pramuka. Berbagai simpul tali, bentuk sambungan dan lain sebagainya diajarkan di pramuka. Penggunaan tali dan sambungan yang tepat memungkinkan tenda, tandu atau alat-alat lainnya berfungsi dengan baik. Nah dalam menjalin hubungan juga begitu. Jika sudah merasa cocok, orang tua juga setuju langsung cari tali yang terbaik dan kokoh, yakni tali pernikahan. Karena hanya dengan tali pernikahan, sebuah hubungan akan berfungsi dengan baik. Visi diri atau visi bersama bisa dicapai.

Tentang Pengembaraan

Pengembaraan atau jelajah alam adalah hal yang paling ditunggu-tunggu setiap kali ada perkemahan. Dalam setiap pengembaraan pasti ada dimana tempat start dan dimana pengembaran akan berakhir. Saat pengembaran setiap anggota pramuka dituntut untuk survival, baik secara individu maupun kelompok. Dalam kelompok, anggota juga dituntut untuk saling berkerja sama. Kemudian sepanjang jalur pengembaraan akan melewati berbagai rintangan, pos-pos dan sebagainya. Setiap kelompok dituntut untuk bisa memecah setiap permasalahan yang ada hingga sampai pos berakhir. Urusan pernikahan juga seperti itu, rintangan, masalah dan cobaan selalu saja menghinggapi gerbong pernikahan. Maka dituntut setiap pasangan untuk survive untuk mengatasi itu semua. Dengan begitu, gerbong itu akan sampai pada ujung akhir perjalanan dengan happy ending.

Salam Pramuka! 14 Agustus 2014.

-sekian-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s