Saat Cinta Datang Tiba-tiba

gambar-cinta-tulus

Kita semua pasti mendambakan ada seseorang yang mencintai kita. Semakin banyak orang mencintai kita, maka bahagialah kita di dada. Berapun kadar cintanya. Artinya kita menjadi sosok yang layak untuk dicintai. Dan apalagi orang yang kita cintai juga melakukan yang sama.

Tapi, ada kalanya kita harus menatap kenyataan. Bahwa kadang dua cinta tidak saling bertemu. Satu cinta ada yang malu-malu adapula yang terang-terang tidak mau. Yang terakhir ini yang bikin sesak di dada. Bagaimana tidak, saat usaha kita menumbuhkan keberanian mengungkap cinta, dia secara lugas menolaknya. Tak hanya sakit kita ditimpa oleh pengorbanan atas usaha kita, tapi penolakan itu sendiri menambah luka tersendiri. Sudah jatuh, cinta lagi.

Tapi, ada kalanya sebaliknya. Cinta datang tiba-tiba. Saat di mana kita tidak siap menerimanya. Boleh jadi ruang cinta kita sudah terisi oleh yang lain. Boleh jadi kita yang tidak siap. Sungguh, serba salah jika yang terjadi demikian. Kita pun hanya bisa bergumam, kenapa tidak dari dulu? kenapa pula harus sekarang?. Bak ditawari minum saat tak dahaga.

Bisa saja cinta yang datang tiba-tiba ini hanya dijadikan ‘selingan’ atau sekedar ‘cadangan’ bagi mereka yang mudah merasa bosan. Namun, bagi kita yang memilih pacaran bukanlah jalan untuk bertemu pasangan tentu opsi sekedar ‘selingan-cadangan’ tidak akan pernah dilakukan.

Sungguh akan sangat menyakitkan, jika cinta kita yang kita sampaikan hanya sekedar menjadi ‘selingan’ atau ‘cadangan’. Karena hanya akan ada dua kemungkinan jika demikian yakni; kalau tidak dicampakkan, ya kita tidak pernah tahu kapan akan dibutuhkan.

Terus terang. Sampaikan jika kita sedang berproses dengan yang lain. Jangan sekalipun ia jadikan cadangan. Atau sampaikan jika saat ini kita belum siap atau ada perubahan rencana. Jangan jadikan dia menunggu. Meski, itu semua tidak selalu berarti kita tidak berbalas cintanya. Tapi terus terang adalah bagian dari cinta, tak ada cinta jika kita tak saling jujur. Dan kunci itu semua, kalau jodoh pasti akan bertemu.

Maka sampaikan kepadanya,

“Terima kasih telah mencintaiku”

dan akan lebih bagus lagi kalau disambung…

“Segeraku ingin bertemu dengan orang tuamu”

Advertisements

One thought on “Saat Cinta Datang Tiba-tiba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s