“Sekolah Munafik” Masuk Neraka

Sustainable Hopes

Negara ini bukan negara yang baru jadi. Negara ini punya sejarah panjang. Penuh kebanggan juga penuh kepiluan, yang selalu menghinggapi sepanjang jalan menuju kebangkitan. Negara ini bukanlah negara kecil. Bayangkan lebih dari 17.000 pulau yang terhampar 230 juta manusia yang menyesakinya. Masih kurang apa di negeri ini. Semua tersedia. Hanya salah kelola, itu saja tidak kurang tidak lebih.

Seorang Einstein pun bertanya tentang negeri ini.

“Tolong ceritakan tentang negerimu, adakah orang pintar disana?” menelan ludah aku menjawabnya.

“Hai goblok! pertanyaan seperti itu saja tidak bisa kau jawab” nada seorang Einstein mulai meninggi, dengan menarik kencang urat-urat lehernya. Menjadikannya semakin menakutkan. Perpaduan rambut yang sudah tidak pernah tersentuh sisir dengan urat leher yang keluar. Aku tergidik melihatnya. Takut dan ‘lupa’ untuk menjawabnya.

“Hei dengar tidak kamu!?” terpaksa akupun menjawab.

” Banyak sekali tuan”

Aku tidak berbohong karena itu benar-benar terjadi. Jika kamu tidak percaya berarti kamu sedang mabuk hari ini. Ya…

View original post 415 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s