Hi, My Name is Manis

Dalam hal perkucingan, saya itu cenderung terjebak kejumudan dan sedikit konservatif. Sejak pertama kali pelihara kucing, kucing-kucing itu saya beri nama yang sama. Manis. Tidak peduli si kucing itu betina maupun jantan. Termasuk kucing hasil nemu satu ini, kucing liar yang kini naik level jadi kucing rumahan asrama. Dan alhamdulillahnya, mereka para kucing itu emang manis adanya. Iya, manis seperti kamu… ^_^

Oya, saya biasanya punya ‘ritual’ khusus sebelum mengadopsi seekor kucing. Dan, belum lama ini saya kena ‘karma’ karena tidak memberlakukan ‘ritual’ tersebut pada si Manis kali ini. Untuk detailnya, mungkin akan saya bahas lain waktu, tapi jangan dianggap serius, soalnya saya sendiri juga tidak percaya istilah ‘karma’ dan ‘ritual’ khusus ini hehe

Advertisements

21 thoughts on “Hi, My Name is Manis

  1. hai manis 😀
    kenapa akhir-akhir ini saya bertemu dengan para laki-laki yang sangat antusias memlihara kucing. Diawali dari seorang teman yang nanya cara mengobati kaki kucing yang patah, kemudian kemarin temen saya baru minta dicariin kucing buat dipelihara, dan sekarang baca blog yang lagi-lagi (seoarang laki-laki) tentang kucing peliharaannya. apa emang lagi musim ya, cat-man hahaha 😀

  2. lagi blogwalking nemu ini. kucingnya persis kucing saya mas.sama2 belang hitam putih buntut hitam panjang.bedanya cuma dihidung, hidung kucing saya (lody, keren ya namanya 🙂 ) hitam sementara si manis ini hidungnya putih. salam kenal ya mas 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s