Di Ankara Senja

senja
ku menatapmu seperti aku menikmati secangkir kopi
dalam kebersahajaanmu ketemukan ketenangan, meskipun hanya sebentar
perlu secangkir baru untuk menikmatimu kembali
tak sedap jika sisa menjadi menu utama

senja
kau tanda anak-anak ayam kembali ke peraduan
tanda alam atas siklus kehidupan
batas antar hiruk-pikuk dengan tenang kedamaian
menenangkan

senja
meski berkas cahyamu menghadirkan bayang menghitam
tapi ku selalu menanti hadirmu
karena kau adalah ujung dua dunia
antara realita yang kejam dan dunia mimpi penuh pengharapan
antara jejak yang letih dan pemberhentian yang membangkitkan

senja
akankah kau menjumpaiku esok hari?

Ankara, 14-02-15

Advertisements

11 thoughts on “Di Ankara Senja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s