Putus

kulari ke hutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi… sepi.. dan sendiri aku benci

aku ingin bingar… aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri

putuskan saja kabelnya biar rusak
biar menyepi sampai sepi
ada kucing kesetanan
earphone hitam dipaksa putus sebelahnya

kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari ke hutan
lalu ke pantai…?

Adakah yang aneh dari puisi Tentang Seseorang -yang terkenal gara-gara film paling hits diawal tahun 2000-an itu? pastilah satu diantara kalian pernah mendengar puisi yang satu ini. Tapi tenang, saya tidak sedang membahas puisi di sini. Hanya ingin share, bahwa lagi-lagi ‘bocah-bocah beranda’ berbuat ulah persis yang saya sisipkan di puisi tersebut.

Semalam sebenarnya saya sudah sempat curiga, karena tidak biasanya si-Birinci (anak kucing yang berwarna putih) diam mengendap dan lalu meringkuk tepat di samping saya tidur. Biasanya kalau malam sudah larut, ia dan saudara-saudaranya tau diri, menjadikan beranda belakang atau kalau tidak pohon cemara kecil di halaman belakang sebagai tempat menumpang lelap mereka. Kalaupun ikut numpang di kamar, biasanya ia menjajah dipan teman kamar saya yang kebetulan lagi kosong.

Tapi semalam tidak, ia meringkuk tepat di samping saya. Curiga tentu. Diusir? jangan. Kasihan masih anak kecil. Dan benar saja, saat alarm shubuh menyala kemudian saya terbangun. Saya mendapati, kalau earphone Phillips kesayangan saya sudah tak utuh lagi. Pasti hasil perbuatannya semalam.

putuskan saja kabelnya biar rusak
biar menyepi sampai sepi
ada kucing kesetanan
earphone hitam dipaksa putus sebelahnya

_DSC1570

Menatap nanar saya melihatnya, terbayang 20 Lira melayang. Marah? tentu tidaklah. Segila apa saya marah, makhluk sejenis mereka apa akan mengerti. Bagi mereka, earphone layaknya permainan yang menarik dari tangan-tangan mungilnya. Dan apalagi kalau saya teringat kepolosan mereka saat menanti sarapan susu tempo hari, mana mungkin bisa marah kalau melihat yang begini.

_DSC1577

Ya udahlah,

tak apalah kabel putus,
asalkan kamu…
tak pernah putus doa untukku,
begitu juga denganku,
untukmu…

Advertisements

10 thoughts on “Putus

  1. Lucuk Mas kucingnya, apalagi yang difoto di atas sajadah itu :hehe. Si Birinci pasti sangat semangat sampai-sampai kabelnya putus. Tapi kucing kecil memang begitu, selalu suka dengan tali, benang, atau apa pun yang menjuntai dan itu lucu banget-banget :)). Ah jadi ingat kucing-kucing di rumah, kangen!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s