Nikmatilah Lara

Jika kau adalah pelara yang merana, perindu yang sendu, dan pericau yang kacau. Maka, kau harus denger lagu yang satu ini. Sementara. Miliknya Float Project.

Lagu ini sedang bergumam menyakinkan, bahwa hati tidaklah selemah yang kita kira. Hati itu tegar. Ia terus belajar. Belajar mencerna luka, mengeja rasa.

Maka, yakinkanlah kau, bahwa jalan kita masih jauh untuk melangkah. Begitu yakinnya si-aku. Karena rindu, redam hati, dan ketidak hadiran fisik adalah bersifat sementara.

Sementara. Bodohnya saya, baru tahu lagu ini belum lama. Kemana aja? saya bertanya. Sementara, saya adalah penggemar setia lagu dengan genre bersahaja. Payung Teduh, Banda Neira, Sore, dan kini Float resmi setia hadir di telinga sambil menikmati teh, hangat senja, di beranda.

Bang Meng, penulis lagu. Katanya menulis liriknya, di saat ia merindukan kekasih hatinya. Ia di Bandung, sementara pujaan hatinya di Jakarta. Ya, hanya beda 150 km dekatnya. Dekat. Sementara, saya dan Anda -wahai calon bunda? mungkin hanya Sang Al Muhsi, yang mengetahui bilangan jarak kita berdua.

Ndak perlu pakai lama. Selamat menikmati lara. Kau perindu yang sendu, pericau yang kacau, dan pelara yang merana. Beginilah cara kita berbahagia. Untuk sementara, saja.

Sementara – Float

Sementara teduhlah hatiku,
tidak lagi jauh,
belum saatnya kau jatuh.
Sementara ingat lagi mimpi,
juga janji-janji,
jangan kau ingkari lagi.

Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui
Jangan henti di sini

Sementara lupakanlah RINDU,
sadarlah hatiku,
hanya ada kau dan aku.
Dan sementara akan kukarang cerita,
tentang mimpi jadi nyata,
untuk asa kita berdua.

Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah, nikmatilah lara

Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah, nikmatilah lara
Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah, nikmatilah lara
Untuk sementara, saja, untuk sementara, saja

Advertisements

11 thoughts on “Nikmatilah Lara

  1. Mendengar lagu ini sama seperti mendengar lagu payung teduh. Some strange feeling come. Kinda miss someone you’ve never met before and he tells everything gonna be okay. Bagus 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s