Terima Kasih Kang

Negeri ini oleh Tuhan dicipta dengan sempurna. Alam indah, lagi penduduknya ramah. Namun, ada yang terlupa dari bangsa ini sejak kelahirannya. Keteladanan. Ada yang terlalu lama berkuasa, tapi ada juga yang lompat-lompat untuk kuasa.

Padahal, keteladanan adalah bukti adanya peradaban. Tak pernah ada rapinya baris antrian, bila yang terdepan tidak mengadakan. Tak pernah ada sampah berserakan, bila diawal tidak ada yang buang sampah sembarangan.

Aku melihat. Segala keteraturan hanyalah tentang ketauladanan. Karena, pembelajaran hidup yang paling efektif adalah tentang peniruan tingkah laku.

Dan kini. Di sebuah kota, kita semua menjadi saksi. Bahwa bibit ketauladanan itu masih tersisa. Tinggal, kita rawat bibit tersebut, kita semai, lalu ditularkan kesegala penjuru negeri.

Di baca atau tidak, sengaja atau tidak. Berita tempo hari, menjawab penuh suratku sebulan yang lalu.

Terima kasih Kang, kau hadirkan pelajaran berhargaΒ untuk kami.

Ingat betul-betul nasehat dari sang penguasa tempo hari (yang sebenarnya nasehat untuk beliau sendiri);

‘Jangan kejar sesuatu yang lebih besar, tapi yang di depan mata belum terselesaikan’

Ya. Jangan lihat hipokrit kemanusiaannya, tapi perhatikan nasehat benarnya.

Semoga Allah memuliakanmu, beserta orang-orang di kotamu.
Sepenuh cinta atas keteladananmu, Kang.

Dengan begini, elektablitasmu naik satu centi. Β πŸ˜€

Advertisements

20 thoughts on “Terima Kasih Kang

  1. sosok beliau memang sarat teladan, terharu membaca tulisan beliau tentang alasan dibalik penolakan beliau maju di pemilu DKI. sosok yang jenius, humoris, dan apa adanya. semoga akan lahir sosok-sosok seperti beliau yang akan menyemaikan keteladanan untuk generasi mendatang agar harapan untuk Indonesia yang cemerlang tak hanya angan-angan.

  2. Pesan RI 1 yang kemudian dijadikan sindiran di mana2 πŸ™Š.
    Yang jelas, saya setuju RK memang harus selesaikan amanahnya di Bandung. Masalah2 di Bandung toh belum tuntas semua πŸ™‚

  3. Napas saya lega pas tau Pak RK batal maju di Pilgub DKI 2017. Untung saja salah satu pemimpin terbaik kita tidak diadu. Gak kebayang kalau Pak RK kalah, beliau jadi nganggur dan jika sebaliknya kalau Pak Ahok kalah mau dibawa kemana Jakarta?

  4. Aku juga nulis tentang ini tapi masih disimpen di draft hahaha. Aku seneng banget pas liat ig dan beliau batal untuk jekardah. Haaaaaaaaa seneeeeeeng mas!! *lebay maap* hahaha πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s