Lanskap

Dalam dunia fotografi *halah* maksudnya jepret-menjepret, saya lebih menyukai njepret lanskap.  Menurut KBBI, lanskap berarti tata ruang di luar gedung (untuk mengatur pemandangan alam) atau jumlah total aspek setiap daerah, baik pedesaan maupun kota.

Dalam lanskap fotografi, akan banyak elemen obyek dalam sebuah foto yang membentuk sebuah komposis harmoni tertentu. Itulah mengapa, orang yang menyukai lanskap fotografi cenderung harmonis dalam kehidupannya, meski sebenarnya sedang banyak gejolak di dalam hatinya. *eh

Akan tetapi, sebagai penjepret pra-amatir (sudah amatir pra lagi) saya juga menyukai portrait fotografi. Saya suka detail dari sebuah foto portrait, terasa ada sebuah kekuatan magis tertentu yang susah didefinisikan. Apalagi, kalau foto portrait itu…

Okeh, kalimat gantung tadi bisa ‘kamu’ isi kapan-kapan. Ketika tiba masa yang tepat, ketika musim tanam kembali hadir. Benih, hanya akan tumbuh pada ladang dan musim yang tepat bukan? *iki lagi ngomongin opo tho*

Berikut, beberapa hasil njepret lanskap ngawur saya untuk meramaikan Weekly Photo Challanges: Landscape.

DSC_0049
Lanskap kota Istanbul, diambil dari bukit Camlica di sisi Asia.
DSC_5466
Lanskap desa Sembungan-Dieng, desa tertinggi di tanah Jawa.

Advertisements

60 thoughts on “Lanskap

  1. Iyesss, saya juga entah kenapa lebih suka foto landscape… Hasilnya terlihat lebih bagus dibanding hasil jepretan saya yg lain

    Salam dari photographer bakal pra-amatir…
    (Yak satu level sebelum pra amatir ini kelasnya)

  2. ngomong-ngomong landscape, saya juga pernah fotoin kota jayapura sama danau sentani. papua emang cakep banget!
    kalau liat landscape saya jadi ingat betapa kecilnya saya dan betapa besarnya Sang Pencipta landscape.
    duh tapi kualitas foto nya? errr jangan dibandingin sama punya Mas Slamet ya. punya saya itu foto landscape kasta sudra level terbawah. kayak jarak bumi ke (mantan) planet pluto. dikali 10000
    https://deantari.wordpress.com/2015/09/29/lets-get-lost-gallery-jayapura-papua-indonesia/

  3. lihat foto ini yang terbayang adalah lensa tele dan suasana mepet-mepet Eropa sana (padahal belum pernah ke Eropa) 😆
    salam kenal, Mas 😀

  4. daripada motret diri sendiri, memang lebih menarik motret lanscape… hehe apalagi kalau di atas gunung lanscape nya awan-awan cantik dan pemandangan gunung lain. Serasa lagi di atas langit, sambil inget itu ada suara sayup-sayup angin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s