Kopdar Bareng Super Blogger [1]

Bagaimana perasaan kalian ketika guru/dosen/ustadz yang selama ini kita kenal berkenan mampir, mengunjungi, dan mengajak tatap muka di perantauan kita?

Pasti SENENG banget.

Dan begitulah yang saya rasakan Kamis (5/5) lalu. Namun, kali ini bukan dosen/ustadz saya yang datang, melainkan seorang guru. Yup, guru blogging.

Sampai sekarang, saya masih percaya, bahwa tidak ada orang yang tiba-tiba sukses tanpa adanya andil dari orang-orang di sekitarnya. Apalagi, sebagai blogger partikelir seperti saya. Pasti ada minimal sesosok blogger yang menjadi inspirasi, rujukan, atau paling tidak menjadi gambaran ‘ohh begitu tho seorang blogger yang happy dan membahagiakan itu’. Pasti itu.

Nah, di antara dari beberapa blogger penuh inspirasi itu, siapa lagi kalau bukan Mbak Dita dan Mbak Safitri.

Asyiklah pokoknya membaca konten-konten yang ada pada blog mereka. Gaya bahasanya runut dan epic. Seolah-olah kita dibawa ke dalam imaji perjalanan mereka. Yang lebih penting lagi, syukur-syukur ketularan akan konsistensi mereka dalam hal travelling di tengah kesibukkan.

Dan itulah, salah satu motivasi saya ketika mengiyakan ajakan kopdar mbak Dita jauh-jauh hari. Selain tentu, membuat nyata pertemanan yang selama ini hanya terbatas pada relung-relung dunia maya.

Dan inillah, kopdar kami waktu itu. Sekaligus menjadi acara kopdar pertama dengan teman blogger yang belum pernah ketemu offline sama sekali.

IMG_2126
Mas Wendy, Mbak Dita, Mbak Safitri, saya (photo by Dita)

Janjian kopdar dengan orang yang sudah terbiasa travelling itu memang cenderung lebih mudah alias tidak pakai drama. Artinya, tidak pake acara salah orang, salah tempat, dan lain-lain. Hanya sedikit petunjuk via email sehari sebelumnya, kami dengan mudah bertemu di meeting point.

Izmir, menjadi tempat mereka transit selama perjalanan mereka di Turki. Kami ketemuan sudah sangat sore, di antara sedikit jeda waktu sebelum mereka meneruskan perjalanan. Otomatis, selama di kota Izmir saya cuma mengantar mereka ke tempat-tempat terdekat. Di antaranya; Clock Tower landmark-nya Izmir, Hizar Camii (masjid pertama pasca penaklukan konstantine yang dibangun di Izmir), Konak Pier (pelabuhan lama yang kini jadi tempat semacam mall, bangunannya sih masih aseli tapi kini tak lagi ada perasaan kapal yang bersandar, tergantikan oleh gerai-gerai fashion), dan tempat terakhir yang kami kunjungi adalah Asansor.

IMG_1950-001
Maya yang jadi nyata (photo by Dita)
_DSC4321-001
Foto-foto di asansor

Kehidupan tak selalu beriring dengan niat dan perencanaan.

Yang inginnya, acara kopdar itu menjadi ajang bagi saya menggali ilmu tentang blogging biar bisa jadi super blogger seperti mereka, eh yang ada kita malah ngomongin AADC 2 (cuma sedikit sih) dan sisanya tentang berkarir di dunia perminyakan. Karena kebetulan, mereka bertiga ternyata berkecimpung di dunia itu. Yang tentu saja, membuat radar jobseeker saya aktif secara otomatis. Haha.

Pada akhirnya saya sadar, bahwa insting engineer saya jauh lebih kuat ketimbang naluri menjadi super blogger hehe. Ya gimana lagi, demi masa depan.

Buat Mbak Dita, Mas Wendy, dan Mbak Safitri terimakasih sudah mampir. Maaf kalau belum jadi tuan rumah yang baik, yang sekedar ngajak mampir ngeteh aja tidak sempat. Padahal waktu di Asansor, ada kafe yang asyik buat ngeteh.

Jangan kapok ketemu saya. Saya tunggu, info lowongan pekerjaannya *eh 😀 😀

Kawan blogger lain, kapan kita bisa kopdar?

Advertisements

62 thoughts on “Kopdar Bareng Super Blogger [1]

  1. Ih ya ampuun keren bangettt bisa ketemuan, di Turki dan bareng blogger kece semuah, iya, termasuk dirimu mas… Mupeng deh…

  2. Salam kenal mas.
    Wuuuuaaaa, keren nih masnya. Saya mau juga kopdar andaikata Ponorogo-Turki cuma 5 menit 😀

  3. Waaaaaaa 😀 superb blogger saling bertemu 😀 hihihi Mbak Dita sama Mbak Safitri emang udah gila-gilaan sih jadi bloggernya 😀 hebaat. Mereka hebat wkwkw ngehits 😀
    Tapi ah, kamu nggak kalah dong Bang Parmantos 😀 aku selalu suka sama persepsi-persepsi cemerlangmu di Blog 😀 mantaaap deh 😀

    • Yang super blogger mereka Mas, saya masih berguru hehe

      Oya, thanks buat ebooknya. Baru selesai bagian 1, keren! Kenapa ndak kamu terbitin indie mas? kl iya, saya langsung pre-order wis… di jogja banyak penerbit indie lho. Kan bangga, ada karya yang sampai dibukukan. Maju terus! semoga saya juga bisa mengikuti jejakmu menerbitkan buku Mas 🙂

      • Aaaaah, Mas Parmantos merendah 😀 kalau kamu masih berguru, berarti aku pun layak berguru padamu mas 😀 hehehe biar kesannya berguru kepada yang baru berguru *ini gimana sih* wkwk

        waaaa makasiiih banyak udah download ya mbak 🙂 semoga sukaaaak 😀
        Kalau nerbitin indie takutnya malah kemahalan mas. Dulu pernah nyoba dan terlalu mahal akhirnya gagal. Jadi ini disebar gratis aja via ebook biar nanti yang baca kalau berkesan ngasih masukan, itu jadi bahan buat aku bisa berkembang 🙂

        Semangat selalu mas 😀 ayooo maaaas 😀

  4. Ini mah semuanya personal super, bukan hanya sebagai blogger, tapi di kehidupan dunia nyata *obrolan kopdar aja tentang minyak, gimana kalau pertemuannya agak resmi dikit,, masa depan jadi deh,, 😀

      • Itu lho..penulis Jakarta undercover..hehe.Silahkan googling. Tapi mantap lah,kalau Mas Slamet menggelar kopdar sesama blogger jomblo ngenes di Jogja (ngarep liburan lg ke jogja)pasti saya mau ikut.Hehehe

      • Haha pengaruh angel gambar kayaknya, tadi gugling ternyata sama2 berkacamata dan gondrong, tapi rambut saya ndak terlalu gondrong jg sih 😀 tapi yang jelas, saya lebih ganteng *lempar bakpia* haha

        Gimna gimana liburan ke Jogja-nya? sukses bikin balik lagi atau kapok karena kejebak macet? 😀

      • Wah kebetulan banget saya bawa oleh oleh bakpia haha
        Ah macet mah ngga kok..bagi saya segitu ga ada apa apanya dibanding macetnya jkt.Yg jelas pengen balik lagi. Kurang puas jogjanya 😦

      • Ahh iya, mbak kan anak gaul Jakarta. Macet mah makanan sehari-hari. Maap saya lupa 😛

        Selama Monjali masih berdiri, pasti kembali ke Jogja mbak… 😀

      • Wahaha, bukan jadi anak gaul Jakarta,tapi jadi kuliii :’)
        Di jogja enak bener…murah murah bgt makanan. Bisa gendut deh kelamaan di Jogja.Tapi capek lidah,manis mulu. Hahaha

  5. Gregetnya beda ya ketemu di negeri orang. Kerja di bidang minyak emang bergelimang, ya. Ya bergelimang minyak kalo lagi ngebor, hahaha…
    Kalo ke Ambon kopdar, ya.

  6. astaga super blogger?! supermie kali aaah *jadi laper* 😀 Makasih juga lho dah ditemenin jalan2 meskipun keburu, jadi gak sempet ngobrol banyak plus ngeteh2

  7. Ini perlu banget di share dan dikomen, ada mukakuuu hahaha. Maaas, makasih banget udah jadi host yang baik, nunjukin ini itu dan meyakinkan kami tidak akan telat ngejar flight. Pas sampai di bandara, bener2 merasa beruntung walo kaki pegel2, udah memanfaatkan kesempatan buat kopdar dan ngeliat Izmir. Ditunggu di Jakarta atau tempat2 lainnya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s