Masakkan Favorit Ibuk [?]

Udah pernah nonton iklan komersil Thailand yang ini?

Kalau belum silahkan tonton dulu.

Dan seperti biasanya, iklan satu inipun mampu membuat trenyuh. Iya, trenyuh sentrunyuh-trenyuhnya. Yang membuat sejenak berpikir, betapa banyak hal yang saya lewatkan tentang sosok wanita terhebat dalam hidup saya, Ibuk.

Pertanyaan demi pertanyaan dalam iklan tersebut, sungguh mengoyak kenangan, kerinduan, dan perasaan yang selama ini (berusaha) tertahan. Hingga kemudian menyadari, betapa asingnya saya pada sosok Ibuk. Betapa diri ini tidak banyak mengenalmu, Mbok.

Misalnya pada pertanyaan ini;

What's your mom's favorite food?

degg…

hening…

mikir…

Tapi akhirnya tak kunjung menemukan jawabannya.

Apa sebenarnya masakkan kesukaan Ibuk?

Ya, untuk pertanyaan ‘sesederhana’ itu saya tak tahu apa jawaban yang pasti. Lebih mudah bagi saya untuk menjawab, jika pertanyaan itu ditujukan kepada Bapak dan atau Mas-mas saya yang lain. Itu jauh lebih mudah.

Misal; Bapak paling suka dengan asem-asem kambing atau masakan yang ada asem-asemnya (sayur asem dll). Kakak saya yang nomor 3, suka dengan botok (baik itu botok mlanding ataupun botok daging) dan atau semua makanan yang dibungkus dengan dedaun pisang, dan seterusnya.

Tapi kalau Ibuk?

No idea.

Selama ini, request masakkan biasanya terjadi dari Bapak/anaknya ke Ibuk saja, bukan sebaliknya. Apalagi bagi keluarga Jawa seperti kami, Ibu memiliki otoritas tertinggi pada dapur dan sekitarnya. Ibuk tidak pernah ngebet untuk dimasakin/dibeliin makan tertentu. Masakan yang direquest anak-anaknya, ibuk berusaha memenuhi dan ikut melahapnya juga. Tak sekalipun terdengar;

“Le, simbok lagi pengin garang asem ki. Ndang tukokno/masakno kono”

Tidak pernah sekalipun. Bahkan ketika Ibuk lagi tidak enak badan sekalipun, beliau selalu berusaha memenuhi urusan makanannya sendiri, terutama makanan dietnya.

Menginjak umurmu yang menuju 60 tahun, ternyata memang anakmu yang sok tahu ini tidak begitu banyak tahu tentangmu. Maafkan.

Atau mesti perlu saya tanyakan langsung? misal nelpon begini;

“Buk, maeman favorit Ibuk napa?”

Tapi, kok wagu gimana gitu, gak ada hujan gak ada angin tiba-tiba bertanya begitu. Apalagi kalaupun dijawab, tak bisa mewujudkannya saat ini juga. Duh.

Ya Rabb, izinkan hamba-Mu ini untuk mengenal kembali Ibuk, memperhatikan apa-apa sumber kebahagiannya dan apa-apa sebab kesedihannya, sebelum hadirnya seorang wanita asing yang barangkali lebih complicated daripadanya.

Di Ramadhan ini barakallah fii umrik ya buk. Berkah dan sehat selalu.

Oya, dan selamat hari Kemerdekan RI yang ke-73, 9 Ramadhan 1364-1437.

***

Kalau kamu, apa masakkan favorit Ibumu?

Ibu-Jago-Masak,-Masih-Perlukah

Ilustrasi dari sini

Advertisements

54 thoughts on “Masakkan Favorit Ibuk [?]

  1. Masakan favorit ibukku… eng… ga tau juga. Tapi, kalau makanan, ibukku suka bakso sambelnya banyak. Paling ga suka sama nasi pecel kalau sambelnya ga pedes. Dan kalau masak, selaaaaalu dibanyakin cabe sama merica.

  2. Sebagai orang minang, Ibuku paling suka Ikan Asam Padeh. Dulu aku ga suka ikan, tapi lambat laun suka. Skrg kalau ke rumah Ibu dan beliau lagi masak Ikan Asam Padeh aku pasti langsung mintak makan 😄. Mas Parmanto semoga Ibunya diberikan kesehat selalu ya mas 😊

  3. Saya merasa begitu asing pada Ibu. Setiap kali ulang tahun, pasti bingung mau kasih apa, misal pilih warna, warna apa, bingung selalu. 😥😣

  4. Ibu saya paling suka kriukan semacam krupuk2an.jadi dirumah ibu dari dulu ampe sekarang setiap kali kami pulkam selalu ada kriukan.entah itu krupuk singkong,krupuk udang, kue bawang, sampe dengan kriukan yg kekinian, cheese stick 😂😂😂

  5. Duh, iya juga ya.
    Untung ibu-ku frontal, hobi request pengen ini pengen itu. Hehe.
    Atau mungkin bisa sekali sekali ngajak Ibu makan diluar mas, biar tahu apa yang beliau pesen. 🙂

    • Wah beruntung, kl ibu saya hampir tidak pernah request hal2 yang berbau makanan sih. Lbh suka masak sendiri kayaknya…

      Ah boleh tuh ide-nya, selama ini kl lg makan diluar jarang memperhatikan 🙂

  6. Ibuku suka banget Tahu dan apa aja olahan tahu. Nurun ke aku. Hihihi

    Jadi inget nonton iklan itu malem malem pas udah mau pulang kantor habis lembur akhir bulanan. Trus malah jd makin malem pulang nya gara gara temen penasaran akhirnya nonton lagi dan nangis bareng

  7. makanan kesukaan ibuku ikan, dimasak apapun asalkan dari ikan beliau suka yang penting tidak pedas, ibu gak suka/tidak pernah makan daging merah dan produk olahannya seperti bakso sosis dsb. Alhamdulillah setiap hari bisa makan bersama beliau karena kami masih tinggal serumah mas. Btw videonya bagus, Thailand emang juara deh bikin video yg menyentuh

  8. Sudah nonton videonya di wall FB yang di share sama teman-teman.
    dibesarkan ditengah lingkungan yg anak-anaknya hrs bisa ngurus diri sendiri dr kecil, jadi emaknya bisa mesan dimasakan ini itu pada anaknya, walau hasil masakan ntar akhirnya beliau protes, ga sesuai dgn hasil masakan beliau sendiri 😀 Karena kurang begitu hobi masak, masakan olahan emak itu tetap aja tak tertandingi.

  9. Yang saya tahu makanan kesukaan (alm) emak saya adalah pecel dan sate ala Minang. Saya tau itu dari melihat kesukaan Beliau beli dua makanan itu kalau pulang dari pasar mingguan di kampung.
    Saya rasa apa yang menjadi favorit ibu biasanya menurun ke anaknya.

    Iklan dari Thailand ini banyak yang bikin mewek dan arti yang mendalam. Coba bandingkan dengan iklan bikinan orang Indonesia : banyak ngawur dan ngapusi. (makanya banyak korupsi salah satunya iklan yang tak mendidik itu menanamkan nilai hedonis akut)

    • Boleh jadi, ibu saya anaknya empat dan masing2 punya makanan favorit. Bisa jadi, semuanya adalah hasil turunan ibu. Lha wong beliau juru masak utama je 🙂

      Unt iklan, sineas Indonesia kayaknya perlu studi banding ke thailand, jadi jangan cuma anggota DPR aja yang studi banding 😀 😀

  10. habis haru-haru lihat dan baca posting ini. sebelum terlambat, ke dapur.
    “mi, ami paling suka masakan apa?”
    “bentar” *masih ada urusan*
    “mi, ayo mi apaaa”
    “buat apa sih?”
    “lho apa mau tau aja aku hehe. yg ami paling suka”
    “spaghetti”

    amiku sayang ❤

  11. Kesukaan ibu ikan kayaknya ha ha ha…. Soalnya dari pengamatan saya sering makan ikan. Ikan pindang, mujair, lele dan sejenisnya. Tapi entahlah, saya juga agak kurang mengenal ibu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s